Perkenalkan “Fira OS”, ROM Android Racikan Produsen Dalam Negeri

Fira Os

Meledaknya penggunaan smartphone oleh masyarakat belakangan ini membuat produsen smartphone terkemuka dunia banyak yang hadir dengan ROM android hasil racikan mereka sendiri, contoh saja xiaomi yang mempunyai MIUI. Dan kini Indonesia tak mau kalah dengan produsen terkemuka internasional, kini smartphone local pun meluncurkan ROM android miliknya yang mereka sebut dengan “FIRA OS”. Persaingan di pasar ponsel pintar kelas menengah akan semakin ketat dengan hadirnya ponsel Android terbaru dari Polytron

Apa itu Fira OS dan kelebihannya?

FITUR FIRA OS

Fira OS merupakan pengembangan android 5.1 atau lebih popular dengan istilah lollipop. Spesifikasi Hardware minimum yang diperlukan yakni 1,2 GHz dan RAM GB. Fira UI (User Interface)  memiliki antarmuka yang indah dengan user experience yang baik. Yang membuatnya berbeda adalah sejumlah fitur yang dibuat khusus untuk konsumen Indonesia.  Diantara fitur-fiturnya yakni:

  1. Pertama, yaitu  terintegrasi fitur Cek pulsa untuk mengetahui sisa pulsa. Pengguna hanya cukup mengakses menu notifikasi dengan menggeser layar dari atas ke bawah. Fitur ini telah mendukung semua operator seluler di Indonesia.
  2. Kedua, yakni tersedianya Smart Calling untuk memberikan notifikasi ketika ada panggilan masuk sementara ponsel sedang digunakan untuk aktivitas lain.
  3. Ketiga, adalah Smart directory. Dengan fitur ini akan memudahkan pencarian alamat dan nomor telepon. Alamat diberi koordinat peta.
  4. Fira Store, fasilitas untuk membeli token listrik, pulsa elektrik dan game voucher yang tertanam dalam OS Fira. Sedangkan untuk bertransaksi tersedia Fira Pay yang  bekerjasama dengan Veritrans. Pembayaran  dapat dilakukan via kartu kredit. Nantinya akan ditambahkan e-cash, juga dari provider lain.

Untuk menunjang semua fitur tersebut, akses semua fitur dilakukan melalui satu akun tersedia yaitu Fira ID. Untuk fase pertama fitur yang diberikan Fira Os memang tidak terlalu banyak, dikarenakan focus utama dari Fira OS adalah pengembangang antarmuka dari ROM tersebut. Fase berikutnya adalah pengembangan desain aplikasi khusus dan dukungan untuk smartphone lain.

Tak sembarangan, Tekno menyebut pengembangan OS terbaru Fira terlebih dahulu melalui berbagai studi tentang kebiasaan pengguna ponsel di Indonesia. Tujuannya agar Fira optimal dengan perangkat buatannya dan memenuhi kebutuhan pengguna. Tekno berharap, semua fitur di OS Fira bisa dimaksimalkan untuk konsumen di Indonesia. Strategi ini meniru Xiaomi yang ponselnya dibenamkan berbagai layanan internet terintegrasi yang juga dikembangkan oleh perusahaan asal China tersebut.

FIRA-OS-5

Untuk saat ini memang Fira OS baru disematkan untuk smartphone polytron, dan baru ini telah diterapkan pada Polytron seri Zap 6, yaitu Posh Note, Posh, Note, Cleo, dan Power. Menurut Dian Kurniadi, selaku komisaris dan Co-Founder dari PT. Fira Makmur Indonesia, Fira Os merupakan jawaban Indonesia terhadap ROM luar Negeri. Berbanggalah Indonesia punya Fira Os.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *