Yuk Luangkan Waktu Sebentar Untuk Mengenang Sejarah Hari Pahlawan

10-november-pahlawan

Tanggal 10 November bukanlah hanya sekedar hari atau tanggal biasa, namun bagi bangsa Indonesia tanggal 10 November merupakan hari yang penting karena pada hari itu bangsa indonesia mengenang salah satu peristiwa penting yang sangat bersejarah bagi kehidupan bangsa ini. Maka dari itu setiap tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan dan pada saat ini tepatnya 10 November 2015 telah genap 70 tahun sudah sejak kemerdekaan Republik Indonesia diproklamasikan kita memperingati Hari Pahlawan.

 

Apa sih Hari Pahlawan itu ? Mungkin ada sebagian masyakat Indonesia khususnya sobat BIT Inti Teknologi  yang belum mengerti akan makna dari Hari Pahlawan. Sejarah Hari Pahlawan ini di peringati untuk mengenang dimulainya pertempuran yang terjadi di kota Surabaya pada tanggal 27 Oktober hingga 20 November 1945 pada masa pemerintahan Soekarto–Hatta dan sejak saat itu, peringatan Hari Pahlawan merupakan peristiwa penting bagi seluruh bangsa bukan saja untuk mengenang jasa-jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang dalam peperangan demi tetap memperjuangkan tegaknya kemerdekaan Republik Indonesia yang baru saja diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945.

 

Latar belakang terjadinya Hari Pahlawan adalah pertempuran yang terjadi di kota Surabaya, dimana ketika itu orang-orang belanda di bawah pimpinan Mr. Ploegman mengibarkan bendera Merah Putih Biru yang merupakan bendera negara Belanda di atas hotel Yamato di kota Surabaya. Melihat kejadian ini  membuat kemarahan bagi rakyat  Surabaya. Karena hal ini dianggap telah menghina kedaulatan bangsa Indonesia dan juga kemerdekaan Indonesia yang telah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 sekitar beberapa bulan yang lalu.

 

Kemudian pada tanggal 27 Oktober para pemuda melakukan tindakan tegas dengan menaiki puncak dari hotel yamato dan merobek berdera warna biru hingga tinggal tersisa warna bendera bangsa Indonesia yaitu Merah Putih. Setelah kejadian tersebut meletuslah kembali peperangan dimana sebuah pesawat milik Inggris dari Jakarta terbang menuju ke Surabaya kemudian menyebarkan selebaran di atas kota Surabaya yang selebaran itu berisikan bahwan Inggris memaksa para tentara dan milisi Indonesia untuk menyerahkan semua senjata mereka. Hal ini membuat geram pemimpin tentara dan milisi Indonesia karena dinilai telah melanggar dari hasil perjanjian yang telah dibuat sebelumnya oleh Mallaby. Keesokan harinya pada tanggal 28 Oktober, serangan terhadap tentara Inggris dilancarkan di Surabaya oleh rakyat Indonesia dan kejadian tersebut telah menewaskan sekitar 200 prajurit. Kemudian karena kejadian ini, pihak Inggris membawa Soekarno, Hatta, dan Amir Syarifuddin Harahap untuk melakukan perjanjian gencatan senjata. Hingga setelah perjanjian gencatan senjata yang telah disepakati oleh kedua pihak antara Indonesia dan Inggris,  pertempuran kembali terjadi dikarenakan ada masalah komunikasi dari kedua belah pihak yang sudah tidak saling percaya lagi antara satu dan lainnya.

 

Pada tanggal 30 Oktober 1945, Jendral A.W.S Mallaby melakukan perjalanan menuju Surabaya dengan tujuan untuk memberitahukan bahwa telah terjadi persetujuan gencatan senjata kepada tentaranya. Namun pada saat mobil milik Mallaby mulai mendekati pos tentara Inggris di gedung Internasional dekat dengan Jembatan Merah, tiba-tiba saja pasukan militer Republik Indonesia mengepungnya dan menembak Jendral Mallaby. Kemudian Kapten R.C. Smith yang merupakan salah satu pengawal tidak tinggal diam dengan kejadian ini, selanjutnya ia melempar granat dari mobilnya ke arah dimana ia kira penembaknya sedang bersembunyi. Meskipun ia tidak mengetahui apakah granat tadi mengenai sasaran atau tidak, namun ledakan granat tersebut menyebabkan terbakarnya kursi belakang dari mobilnya sendiri. Sehingga beberapa sumber menyatakan bahwa ledakan inilah yang membunuh Mallaby. Terlepas dari semua kejadian itu, kematian Mallaby merupakan titik tolak yang amat signifikan dalam pertempuran ini karena kejadian itulah yang mencatatkan Awal Sejarah Hari Pahlawan Nasional 10 November 1945.

 

Nah, Sobat BIT Inti Teknologi, demikianlah sedikit cerita tentang sejarah hari pahlawan. Sebagai warga negara yang baik dan bangsa yang berjiwa besar, marilah kita tundukan kepala sejenak untuk mendoakan para pahlawan kita yang telah gugur demi membela Tanah Air kita tercinta.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.”

Soekarno – Pidato Hari Pahlawan 10 November 1961

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *